Posts

Showing posts from June, 2026

Bahaya Merasa Sudah Cukup

Seri Taddabur: Surat ‘Abasa (Bagian II) Pernahkah kita menghadiri pengajian atau kajian dengan tema yang sudah sering kita dengar Lalu dalam hati muncul pikiran: "Ah, materi ini lagi." "Saya sudah tahu." "Tidak ada yang baru." Sekilas tidak ada yang salah. Namun jangan-jangan perasaan itulah yang sedang diperingatkan oleh Allah dalam Surat 'Abasa. Ada satu penyakit hati yang sering tidak kita sadari, yaitu perasaan bahwa kita sudah cukup tahu. Sudah cukup baik. Sudah cukupberpengalaman. Dalam Al-Qur'an, sikap ini disebut istaghna. Bahaya terbesar dari merasa cukup adalah berhentinya proses belajar. Seseorang mungkin masih rajin datang ke kajian. Masih membaca buku. Bahkan masih aktif berdiskusi. Namun, hatinya sudah tertutup terhadap hal-hal baru yang dapat memperbaiki dirinya. Ia hadir secara fisik, tetapi tidak lagi bertumbuh. Dari surat ‘Abasa, kita dapat menyaksikan kehadiran dua kelompok manusia. Kelompok pertama adalah mereka yang merasa suda...

Ketika Allah Lebih Memilih Orang yang Mau Belajar[1]

Image
  Seri Taddabur: Surat ‘Abasa (Bagian I) Pernahkah kita ditegur pasangan karena terlambat membalas pesan WhatsApp? Padahal bukan karena sengaja. Bisa jadi saat itu kita sedang sibuk, sedang ada masalah, atau bahkan sedang membalas pesan orang lain yang kita anggap lebih penting. Soal pola hubungan, cara kita merespons, termasuk pemilihan siapa yang lebih penting, untuk semua ini ternyata Allah SWT telah mengajarkan kita melalui Surat 'Abasa, surat ke-80 dari Al-Qur’an. Surat ini sering dipahami sebagai kisah teguran. Namun jika kita renungkan lebih dalam, surat ini sebenarnya berbicara tentang sesuatu yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari: siapa sebenarnya orang yang paling berharga di sisi Allah? Pada awal Surat 'Abasa, Allah menggambarkan sebuah peristiwa yang sangat menarik. Ada seorang laki-laki yang buta datang dengan niat belajar dan mencari petunjuk. Namun pada saat yang sama, perhatian justru sedang tertuju kepada orang-orang yang dianggap lebih ...