Bahaya Merasa Sudah Cukup
Seri Taddabur: Surat ‘Abasa (Bagian II) Pernahkah kita menghadiri pengajian atau kajian dengan tema yang sudah sering kita dengar Lalu dalam hati muncul pikiran: "Ah, materi ini lagi." "Saya sudah tahu." "Tidak ada yang baru." Sekilas tidak ada yang salah. Namun jangan-jangan perasaan itulah yang sedang diperingatkan oleh Allah dalam Surat 'Abasa. Ada satu penyakit hati yang sering tidak kita sadari, yaitu perasaan bahwa kita sudah cukup tahu. Sudah cukup baik. Sudah cukupberpengalaman. Dalam Al-Qur'an, sikap ini disebut istaghna. Bahaya terbesar dari merasa cukup adalah berhentinya proses belajar. Seseorang mungkin masih rajin datang ke kajian. Masih membaca buku. Bahkan masih aktif berdiskusi. Namun, hatinya sudah tertutup terhadap hal-hal baru yang dapat memperbaiki dirinya. Ia hadir secara fisik, tetapi tidak lagi bertumbuh. Dari surat ‘Abasa, kita dapat menyaksikan kehadiran dua kelompok manusia. Kelompok pertama adalah mereka yang merasa suda...